Kamis, 18 November 2021

HIKMAH DATANG USAI HATI KITA HUJANI SYUKUR DAN IKHLAS

 Assalamualaikum Wr. Wb...

Hai.... sahabat.... bagaimana kabar hari ini? Tetap semangat dan ceria ya. Di postingan ini saya akan berbagi cerita menarik. Pengalaman yang tidak akan saya lupakan dalam hidup saya, tentang satu hal sederhana yang mempengaruhi perjalanan saya dalam mengikuti pembaTIK level 4.

Ikhlas menerima keadaan, dan bersyukur atas semua karunia Tuhan, bisa jadi adalah pekerjaan yang paling sulit. Ilmu tingkat tinggi yang tidak semua orang bisa melakukannya. Pada saat saya mengikuti serangkaian aktivitas di pembaTIK level 4, ada dua kendala yang mungkin terlihat sederhana namun memiliki dampak bagi perjalanan saya dalam menyelesaikan tugas. 

Yang pertama adalah keterbatasan jaringan. Sebetulnya tempat saya tinggal, di Pulau Maratua ini bukan termasuk daerah yang sulit sekali jaringan. Namun jaringan tidak bisa dipastikan stabil setiap saat. Sedangkan, saya mengikuti pembaTIK level 4 secara daring. Sebagian besar kegiatan dilakukan bergantung pada jaringan. Sehingga saya merasa was-was di awal. Khawatir kalau-kalau pada saat kegiatan berlangsung jaringan tiba-tiba down atau hilang sehingga saya kehilangan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan dengan baik. 

Ditengah kegundahan saya melaksanakan serangkaian kegiatan, saya berusaha menyematkan keyakinan dalam benak saya, segala sesuatu akan dimudahkan dan dilancarkan apabila diawali dengan niat yang baik. Maka saya tanamkan niat pada diri saya untuk belajar dan berbagi. Apapun hasilnya bukanlah yang utama, yang lebih penting adalah melalui pembaTIK ini saya diberikan kesempatan untuk belajar bersama rekan-rekan luar biasa, dan berbagi pengetahuan yang sudah saya miliki untuk komunitas saya di sini, dan lingkup yang lebih luas secara daring.

Qodarullah... alhamdulillah sebagian besar kegiatan dapat saya lakukan dengan baik. Ada satu kegiatan yaitu coaching pembaTIK yang tidak bisa saya ikuti secara live karena jadwal dilakukan pada malam hari. Sedangkan jaringan kurang stabil di waktu-waktu tersebut. Namun saya masih diberi kesempatan untuk menimba ilmu dengan cara melihat tayangan coaching dalam rekaman YouTube.

Kendala kedua yang saya alami adalah keterlambatan paket pusdatin berupa souvenir yang isinya adalah kaos dan rompi atribut SRB untuk sosialisasi tatap muka. Juga ada stiker Rumah Belajar yang dibagikan kepada peserta sosialisasi tatap muka. Kegiatan pembaTIK level 4 adalah antara tanggal 22 Oktober 2021 sampai dengan 11 November 2021. Sedangkan paket baru datang di Pulau Maratua pada tanggal 15 November 2021. Dan baru saya ambil pada pagi hari di tanggal 18 November 2021. 

Ada sedikit perasaan kecewa. Saat seharusnya saya dapat memakai atribut ini dalam kegiatan sosialisai, untuk memperkuat posisi dan kepercayaan peserta terhadap saya, saya tidak daapat memakainya. Tapi kemudian saya berpikir. Untuk apa kecewa dengan apa yang akan saya tampakkan atas diri saya di hadapan orang lain. Penampilan saya adalah sesuai versi terbaik saya. Meskipun tanpa atribut berlabel Rumah Belajar, saya masih bisa melakukan sosialisasi dengan baik. Bapak ibu guru di komunitas pekerjaan saya masih dapat menerima dan menagkap wawasan yang saya berikan. Berbekal keyakinan tersebut, saya akhirnya dapat menyelesaikan serangkaian kegiatan sosialisasi dengan baik dan lancar.

Paket tersebut ada di agen JNE Pulau Maratua pada tanggal 15 November 2021. Dan..pada tanggal 17 November 2021, sehabis Isya, saya mendapat kabar dari salah satu DRB Kalimantan Timur, bahwa saya masuk ke dalam 5 besar kandidat Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021. Saya seperti mendapat durian runtuh. Kaget bukan main. Saya kembali memastikan kabar ini kepada yang bersangkutan dan alhamdulillah pada malam harinya saya mendapatkan surat resmi yan menyatakan bahwa saya masuk dalam 5 besar kandidiat Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur. Pagi harinya, baru saya mengambil paket tersebut, saya unboxing dan memakainya pada kegiatan pembekalan seleksi Duta Rumah Belajar 2021.

Berikut ini saya tampilkan unboxing paket dari pusdatin yang alhamdulillah mendarat dengan selamat di Pulau Maratua.


Terimakasih sudah menyimak, semoga dapat memberikan manfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb..
Salam Sehat!
Salam Literasi!



Rabu, 17 November 2021

ANBK PENDONGKRAK PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DI SEKOLAH TERLUAR

 

Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang sedang berlangsung di SDN 001 Payung-Payung, memotivasi kami untuk selangkah maju dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran. Terbersit keluhan karena kegiatan ini seolah dipaksakan, terutama untuk kami di daerah 3T. Namun ditengah usaha kami untuk memenuhi sarana TIK, jaringan dan listrik, serta kesiapan peserta didik untuk melaksanakan agenda kemendikbud ini, di sanalah kami mulai menyadari bahwa pembelajaran berbasis TIK mutlak dilaksanakan di era sekarang.

Assalamualaikum Wr. Wb

Halo...sahabat... Bagaimana kabar hari ini? Meski cuaca sering mendung semoga rona kita tidak mendung ya. Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pelaksanaan ANBK di sekolah tempat saya mengajar. Semoga dapat menjadi wawasan baru, dan penyemangat untuk belajar dan berbagi.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah salah satu agenda dalam mensukseskan merdeka belajar. Hal ini juga adalah gagasan untuk mengganti Ujian Nasional yang telah menjadi polemik berkepanjangan di kalangan pendidik sejak beberapa tahun ini. 

Tahun 2020 menjadi awal pelaksanaan uji coba ANBK. Direncanakan mulai tahun 2021, ANBK berlaku sebagai pengganti UN. Uji coba dilakukan pada jenjang kelas yang di tahun 2021 akan menghadapi ujian akhir, yaitu kelas V, VII, dan XI. 

ANBK adalah sebuah tes berbasis komputer dengan dua pilihan yaitu online dan semi online. Siswa mengerjakan soal yang dikelompokkan ke dalam 3 yaitu soal literasi, numerasi, dan survei karakter. Jadi, asesmen tidak dinilai berdasarkan muatan pelajaran, namun dikelompokkan menjadi 3 aspek tersebut di atas.

SDN 001 Payung-Payung tempat saya mengajar adalah sekolah yang berada di Pulau Maratua, kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kali pertama mendengar kabar tentang ANBK, kami cenderung acuh tak acuh. Dalam benak kami, tidak mungkin seluruh sekolah diberlakukan aturan yang sama serentak, sementara di sekolah kami belum ada sarana pendukung yang memadai.

Melihat perkembangan informasi yang beredar, kami mulai was-was. Terbersit di benak kami akan seperti apa pelaksanaannya nanti. Sarana komputer di sekolah belum ada. Server apalagi. Listrik PLN pun hanya menyala saat malam hari. Ada 15 unit chrombook bantuan dari Kemendikbud yang belum termanfaatkan secara optimal di sekolah kami.

Hingga suatu ketika kepala sekolah, Bahridin, S.Pd.SD mencoba untuk menegosiasikan mengenai hal ini ke dinas pendidikan kabupaten. Ternyata kami terdata di pusat sebagai penyelenggara mandiri ANBK. Sehingga dinas tidak bisa berbuat banyak. Kami disarankan untuk mengusahakan agar ANBK tetap dapat dilaksanakan. 

Hasil diskusi kepala sekolah dan para guru, akhirnya diputuskan bahwa ANBK akan kami laksanakan secara full online, menumpang di bandara Maratua. Kenapa Bandara? Karena di sana ada tower penangkap sinyal yang dapat memastikan kondisi jaringan tetap stabil. Kenapa tidak mengadakan semi online? Kami belum ada server, dan tidak bisa menumpang ke sekolah lain karena terdata melaksanakan mandiri. Alhamdulillah pihak bandara menyambut dan menfasilitasi kami dengan baik. 

Hari ini, 17 November 2021 adalah hari pertama kami melaksanakan ANBK. 9 siswa kelas VI dengan oenuh semangat memasuki ruangan, bersama teknisi, proktor, dan ketua ANBK sekolah. Kami harap-harap cemas terkait jaringan yang sejak beberapa hari lalu naik turun karena cuaca tidak menentu. Semoga ANBK SDN 001 Payung-Payung hari ini dan esok, berjalan dengan lancar dan sukses. Aamiin

Dengan adanya cerita ini, saya mulai memikirkan. Seperti apa kiprah TIK di dunia pendidikan kita 5 atau 10 tahun ke depan? Dan saya merefleksi kembali apa yang sudah saya lakukan sebagai wujud implementasi pembelajaran berbasis TIK. Semoga semakin memantik semangat untuk belajar dan berinovasi dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

Salam sehat!

Salam literasi!

Senin, 15 November 2021

BERBAGI DAN BERKOLABORASI, STRATEGI APIK BUMIKAN PENGETAHUAN

 Assalamualaikum Wr. Wb...

Hai sahabat, bagaiman kabar hari ini? Sudah masuk musim penghujan ya, kita perlu lebih fokus untuk jaga kesehatan agar tetap semangat di setiap aktivitas.  

Di postingan kali ini saya akan berbagi cerita tentang indahnya berbagi dan berkolaborasi. Dalam mengikuti pembaTIK level 4, kami diberikan tema yaitu "Berbagi dan Berkolaborasi Belajar Bersama di Portal Rumah Belajar". Pertama kali mengetahui tema ini saya tersenyum. Sudah saya bayangkan betapa menyenangkannya berbagi. Ditambah dengan berkolaborasi yang seolah menjadikan suasana lebih hangat meskipun tidak berjumpa satu sama lain. Di pembaTIK level 4 2021  masih menggunakan sistem daring, jadi peserta melaksanakan aktivitas dan tugasnya di tempat masing-masing, dan memanfaatkan video konferensi untuk pemberian materi dan pembimbingan. 

Selama mengikuti pembaTIK level 4 dari tanggal 22 Oktober hingga 11 November kemarin, saya beberapa kali berkolaborasi baik dengan peserta lain maupun Duta Rumah Belajar. Kolaborasi pertama yang saya lakukan adalah dengan teman-teman Sahabat Rumah Belajar Kalimantan Timur yang berdomisili di Kabupaten Berau, yaitu para SRB yang sangat luar biasa, Ahmad Mujahid, S.Pd, Nurdiansari, S.Pd, dan Eka Dianti, S.Pd. Mereka memiliki semangat tinggi yang memantik energi saya untuk mengikuti serangkaian kegiatan dan tugas di pembaTIK level 4. Bersama mereka, saya andil dalam menyelenggarakan webinar, yang bahkan dapat terselenggara dengan sukses meskipun dilakukan sebelum kami mendapatkan coaching yaitu pada hari Rabu, 3 November 2021. 

Webinar yang bertajuk "Merdeka Belajar Bersama Portal Rumah Belajar" ini juga memberi kesempatan saya dan teman-teman untuk berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. Saya sangat bersyukur, meski diwakili salah satu SRB yaitu Ibu Eka Dianti, pihak Dinas Pendidikan menyambut dan memfasilitasi kami dengan baik. Hingga kami dapat merangkul Sekretaris Dinas Pendidikan yaitu beliau Dr, H, Suprapto, S.Pd, M.Pd yang berkenan memberikan prakata dan pembukaan webinar.

Selain itu, kami juga mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan Duta Rumah Belajar 2020, Ade Putri Sarwendah, S.Pd. Beliau adalah sosok muda yang sangat menginspirasi kami. Perempuan muda, berprestasi, dan sangat rendah hati. Beliau mau meluangkan waktu ditengah kesibukannya melakukan aktivitas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat itu. 

Kolaborasi berikutnya dengan teman-teman SRB Kalimantan Timur yang hebat-hebat, diantaranya Yanti Restiawati, S.Pd, Ratna Dewi , S.Pd, Tri Lestari, S.Pd, Febri , S.Pd, Nur Afni Yuniar, S.Pd, dan Nurdiansari, S.Pd. Juga bekerjasama dengan tim pusdatin, Hermanto, PTP, dan DRB Kalimantan Timur 2020, Ade Putri Sarwendah, S.Pd. Kami membentuk kelompok bernama Bekasai( Berbagi dan Berkolaborasi Secara Inovatif) dan membuat webinar dengan judul "Inovasi Sumber Belajar Wujudkan Merdeka Belajar". Webinar ini diselenggarakan pada hari Selasa, 9 November 2021. Alhamdulillah kolaborasi ini menjadi wadah saya untuk belajar, berbagi, dan menambah wawasan. Bersama tim yang solid dan hebat, kami dapat melaksanakan agenda ini dengan lancar dan sukses.

Agenda berikutnya yang saya lakukan dalam pembaTIK level 4 adalah berkolaborasi dengan Duta Rumah Belajar Kalimantan Timur tahun 2018. Beliau adalah M. Yahya, M.Kom. Seorang guru multimedia yang mengukir banyak prestasi, aktif di bidang pembelajaran berbasis TIK. Dan saat ini beliau juga adalah tim verifikator "Lomba Sekolah Digital" di provinsi Kalimantan Timur. 

Saya memberanikan diri mengirimkan pesan kepada Pak Yahya dan mengajak kolaboraasi. Beliau menawarkan untuk berkolaborasi di TV Edukasi KALTIM. Namun saya masih enggan, dan kurang PD tampil di sana. Sehingga saya ajak beliau untuk berkolaborasi via instagram, yaitu di Instagram Live. Akhirnya beliau menyetujui, dan kami membuat kesepakatan. Hari Senin, 8 November 2021 adalah tanggal yang kami sepakati. 


Flyer INSTAGRAM LIVE Sharing Penting "Menuju Merdeka Belajar dengan Membumikan Fitur Sumber Belajar dalam Portal Rumah Belajar'

 Acara ini dimulai pukul 10.30 WITA, dan berakhir pada pukul 11.30 WITA. Kami sharing dengan obrolan santai menegani beberapa hal yang terkait merdeka belajar, penerapan pembelajaran berbasis TIK, inovasi pembelajaran di daerah 3T, literasi digital, dan tentunya pemanfaatan fitur sumber belajar. Jika sahabat penasaran ingin menonton acara ini, silakan klik tautan di bawah ini ...

Sharing Penting "Menuju Merdeka Belajar dengan Membumikan Fitur Sumber Belajar dalam Portal Rumah Belajar"

Setelah kolaborasi kami dalam INSTAGRAM LIVE tersebut, saya mendapatkan kesempatan kedua berkolaborasi dengan beliau, yaitu dalam live streaming TV Edukasi Kalimantan Timur, memaparkan tentang "Pembuatan Video Pembelajaran standar Rumah Belajar denagn CAMTASIA. Rupanya Pak Yahya menwarakan saya materi tersebut dari hasil obrolan di dalam INSTAGRAM LIVE yang kebetulan ada sedikit membahas tentang video pembelajaran. Kami sepakati tanggal acara yaitu Kamis, 11 November 2021, hari terakhir pembaTIK level 4. 

Flyer Talk Show "Membuat Video Pembelajaran dengan Camtasia"

Berikut ini adalah rekaman live sreaming yang bisa sahabat tonton, atau silakan klik tautan di bawahnya.



Sekian dulu cerita dari saya, lain waktu saya uraikan lagi cerita menarik lainnya. 
Terimakasih sudah membaca....
Wassalamualaikum Wr. Wb...

Salam Sehat!

Salam Literasi!




SAAT SEMUA SERBA MINIMALIS

Assalamualaikum... Wr. Wb. Haii... selamat pagi... gimana kabar sahabat semuanya hari ini? Semoga selalu bahagia ya...  Lama sekali ya saya ...