Sabtu, 19 November 2022

PEMBELAJARAN BERMAKNA TEMA KEWIRAUSAHAAN KELAS VI

 


Assalamualaikum sahabat.... tak terasa sudah mau akhir tahun ya... sambil sedikit-sedikit merefleksi diri tentang makna di tahun 2022, saya akan berbagi sedikit pengalaman menyajikan pembelajaran bermakna pada materi kewirausahaan kelas VI.

Untuk peserta didik kelas  VI, kewirausahaan yang dimaksud sebatas mengenal dan mengidentifikasi tentang usaha-usaha di lingkungan sekitar. Saya pikir materi ini sangat menarik untuk dipelajari. Sehingga muncul gagasan untuk menyajikan pembelajaran berbasis proyek yaitu membuat video wawancara pelaku usaha di sekitar sekolah yang dibuat menggunakan aplikasi canva. Terlihat ribet dan sulit memang, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi jika peserta didik pernah menggunakan canva sebelumnya. 

Peserta didik saya sudah beberapa kali menggunakan canva untuk membuat proyek visual poster dan infografis. Barangkali karena karakter peserta didik zaman sekarang sudah akrab dengan peralatan TIK sehingga tidak sulit mengintegrasikan aplikasi ke dalam pembuatan sebuah proyek kelompok.

Awalnya saya memberikan materi secara teori mengenai kewirausahaan. Saya memaparkan apa itu wirausaha dan seperti apa contoh nyatanya di sekitar kita. Dengan penjelasan kontekstual seperti ini peserta didik tidak hanya membayangkan namun juga melihat langsung. Tak lupa saya mengajak peserta didik diskusi mengenai materi yang telah saya jelaskan.

Kemudian pada pertemuan berikutnya, saya mengelompokkan peserta didik ke dalam 2 kelompok. Saya mengajak diskusi klasikal tentang usaha yang ada di sekitar sekolah. Peserta didik kemudian mengklasifikasi jenis usaha barang atau jasa. 

Setelah itu peserta didik saya minta untuk membuat rekaman video tentang wawancara terhadap pelaku usaha di sekitar sekolah. Peserta didik membuat daftar pertanyaan. Sebelum mereka wawancara saya mengingatkan kembali tentang adab dan cara wawancara yang baik diantaranya diawali dan diakhiri dengan salam, santun, ramah, dan bersikap rendah hati.

Peserta didik saya beri waktu 30 menit untuk melakukan wawancara dan mendokumentasikannya. Lalu mereka kembali ke sekolah membawa dokumentasi wawancara dalam bentuk video.

Saya membagikan masing-masing kelompok 1 buah chromebook, mengirim file video wawancara melalui Drive, lalu meminta mereka mengedit menggunakan canva. Peserta didik sangat antusias. Selain mereka dapat berkolaborasi dengan kelompok, mereka dapat berinteraksi dengan perangkat TIK, dan berkreasi membuat desain audiovisual menggunakan canva.



Setelah mereka menyelesaikan proyeknya, saya menampilkannya di depan kelas, meminta kelompok lain untuk memberikan komentar dan saran. Hampir di setiap sesi pembelajaran saya mengajak peserta didik berinteraksi. Tujuannya agar antusias dan fokus mereka tetap pada materi pembelajaran. Selain itu melatih komunikasi dan kepekaan sosial. 

Video hasil wawancara dapat dilihat di bawah ini :


Sekian cerita saya, semoga ada hal positif yang dapat diambil manfaat ya sahabat . Tetap semangat dan selalu bahagia!

Salam Merdeka Belajar!

Wassalamu'alaikum Wr Wb

#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK




Jumat, 11 November 2022

SIAPA DUTA RUMAH BELAJAR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 2022 ?

 


Assalamualaikum Wr.Wb...
Halo sahabat semuanya..... bagaimana kabarnya? Semoga selalu fit dan produktif ya...
Izinkan saya untuk berkisah tentang suatu hal yang istimewa di bulan November ini. 

Saya baru saja menyelesaikan serangkaian kegiatan pembaTIK level 4 pada akhir Oktober yang lalu. Pada tanggal 7 November 2022, saya mendapatkan kabar melalui grup WA pembaTIK level 4 mengenai 5 besar calon Duta Kemendikbudristek / Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur. Setelah saya membaca surat edaran tersebut, saya mengetahui bahwa nama saya tercantum sebagai slaah satu kandidat calon Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur.

Saya tidak menyangka kembali diberikan amanah masuk ke 5 besar untuk tahun ini mengingat Sahabat Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur memiliki skill dan pengalaman yang luar biasa. 5 Besar Calon Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur diantaranya :
1. Abdul Rahmat - Balikpapan
2. Asnawi - Kutai Timur
3. Sharrie Nurlitha - Kutai Barat
4. Ahmad Mujahid - Berau
5. Hermuning Puspita Sari - Berau

Pada tanggal 11 November 2022 diselenggarakan bimbingan teknis Calon Duta Rumah Belajar yang dihadiri oleh Kepala Pusdatin, Tim Pusdatin, dan 170 para calon Duta Rumah Belajar dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini dimulai pada pukul 14.00 WIB. 

Ibu Tika sebagai MC acara membuka acara dengan salam, pantun, doa, dan memandu kami dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya. 




Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Arif Darmawan dari Pusdatin. Beliau menyampaikan selamat kepada kami para calon Duta Rumah Belajar nusantara, dan memberikan motivasi untuk kami dalam mengikuti seleksi.



Sambutan yang kedua disampaikan oleh pimpinan pusdatinkemendikbudristek bapak Hasan Chabibie. Beliau  menyampaikan sesuatu yang sangat memotivasi. "Salah satu ibadah paling besar adalah meletakkan kebahagiaan kepada orang lain yang sedang kesusahan". Hal ini berkaitan dengan cara seorang guru mengajar. Hendaknya pembelajaran yang baik dapat membuat peserta didik nyaman dan bahagia. Itulah mengapa Ki Hajar Dewantara menggunakan konsep Taman Siswa pada sekolah yang didirikannya. Kita hendaknya mengintegrasikan teknologi di dalam pembelajaran agar relate dengan kehidupan peserta didik masa kini. 

Pengarahan teknis kegiatan seleksi disampaikan oleh ibu Indah dari tim Pusdatin. Beliau memberikan pantun sekaligus berinteraksi dengan kami di awal pemaparan yang membuat kami semangat.  Bu Indah memaparkan dengan detil mengenai tahapan seleksi dan prasyarat sebelum diseleksi.



Wah.... saya semakin deg-degan. Siapakah Duta Rumah Belajar Provinsi Kalimantan Timur 2022?

Salam Semangat!
Salam Rumah Belajar!
Salam Merdeka Belajar!
Wassalamualaikum Wr. Wb...
#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK





Kamis, 03 November 2022

MADING KELAS VI "SEDERHANA PENUH MAKNA"

 

Assalamualaikum Wr. Wb....

Bagaimana kabar sahabat semua? Semoga sehat dan semangat!

Pagi yang cerah ini saya ingin berbagi cerita tentang mading (majalah dinding) kelas VI. Awalnya saya punya keinginan kuat untuk menambah kemampuan literasi peserta didik. Saya punya gagasan membuat Mading sekolah. Saya memulai dengan kelas saya terlebih dahulu.

 Awal ajaran baru 2022/2023 ini saya menawarkan projek mading kelas ke peserta didik. Mereka mulanya tidak antusias dan merasa enggan untuk membuat Mading. Edisi pertama saya luncurkan di bulan Juli. Masih sangat sederhana saat itu. Dengan memanfaatkan papan tulis bekas, saya minta peserta didik menulis karyanya pada selembar kertas, menyeleksinya dan meminta mereka bekerjasama menempelkan karyanya pada papan mading. 

Pada edisi kedua bulan Agustus muncul ide membuat desain template mading dengan canva. Dengan diberikan template yang menarik ini rupanya peserta didik lebih antusias. Mereka menulis dengan sungguh-sungguh. Tiba di bulan Oktober saya mengadakan lomba naskah mading sebagai peringatan bulan bahasa. Betapa senangnya mereka mengetahui bahwa pemenang akan mendapatkan hadiah. 

Mereka mengumpulkan naskah sesuai kategori yaitu naskah puisi, cerpen, pantun, dan reportase. Saya tidak membatasi jumlah naskah. Saking antusiasnya bahkan ada yang sampai mengirimkan 5 naskah untuk lomba ini.

Saya umumkan pemenang lomba pada 27 Oktober 2022. Dan akhirnya mading bukan bahasa ini bisa diluncurkan pada 2 November 2022. Agak terlambat tapi bukan masalah. Saya bersyukur peserta didik mau semangat menulis naskah.


 Semoga upaya yang saya lakukan ini dapat meningkatkan minat baca tulis dan menambah wawasan. Saya juga berharap peserta didik dapat lebih mudah memahami isi bacaan dengan membiasakan membaca dan menulis.


Salam literasi!

Salam merdeka belajar!

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

 #PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK





Senin, 31 Oktober 2022

MENGEJAR JARINGAN DEMI UJIAN GMT LEVEL 2

 

Assalamualaikum Wr. Wb...

Alhamdulillah akhirnya bisa kembali berselancar di dunia maya sambil selonjoran di kamar. Sejak tanggal 27 Oktober saya harus ke tempat tertentu untuk mendapatkan jaringan. Apakah kondisi ini juga berlaku di tempat sahabat? Apapun itu, semoga selalu tersenyum dan bahagia.

Sahabat, izinkan saya menceritakan sedikit pengalaman mengikuti program GMT (Google Master Trainer) Level 2 yang dilaksanakan di bulan September kemarin. Program ini merupakan kelanjutan dari GMT level 1. 

Saya sebetulnya tidak sebegitu semangat saat ikut GMT level 1 karena GMT level 2 ini saya laksanakan saat sudah kembali bertugas mengajar di SDN 001 Payung-Payung. Saya takut kurang fokus karena kegiatan terbagi untuk mengajar, mengurus anak, dan kegiatan pembaTIK level 3. Namun ada seorang teman yang memotivasi saya untuk mendaftar. Dan saya pun tergabung sebagai peserta GMT Level 2 Batch 3.

Benar saja, saya kurang fokus. Dari 4 sesi sinkronus saya hanya mengikuti secara live sebanyak satu kali. Sisanya saya menonton rekaman streaming di youtube. Saya tetap optimis saya bisa lulus pada saat itu. 

Hingga tiba saatnya pengimbasan. Di level 2 pengimbasan tidak dibatasi peserta, dan dianjurkan untuk mengimbaskan ke siswa. Alhamdulillahnya, saya bekerjasama dengan operator sekolah sudah mengusulkan akun belajar id milik peserta didik saya kelas VI sejumlah 8 siswa. Dan saya pun mengintegrasikan pengimbasan itu sedikit demi sedikit dalam pembelajaran. Awalnya saya ajak peserta didik untuk mengaktifkan akun belajar id. Kemudian saya memasukkan mereka ke classroom. Setelahnya saya mengenalkan jamboard. Peserta didik antusias dan semangat belajar dengan jamboard.

Lalu, saya berkolaborasi dengan teman dalam GMT level 1 mengadakan pengimbasan online berjudul "Optimalisasi Aplikasi Google di Sekolah"


Meski terdapat sedikit kendala di awal webinar, namun selebihnya berjalan lancar. 

Beberapa hari setelah itu saya melaksanakan ujian. Lebih ke nekat sebenarnya karena jaringan sedang bermasalah saat itu. 

Saya mengawali ujian di sekolah pada siang hari setelah Zuhur. Kemudian tiba-tiba jaringan hilang. Saya sampai harus mengejar jaringan di kantor kampung (WIFI satelit) untuk melanjutkannya. Sempat reload puluhan kali di ujian itu. Dari waktu 3 jam hanya tersisa 30 menit mengerjakan 35 soal. Dan Alhamdulillah, saya melepas peluh dengan senyuman atas kelulusan saya di GMT Level 2. 

Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan dari pelatihan ini khususnya mengenai pemanfaatan Google Workspace for Education. 

Lanjut level 3? Saya putuskan untuk tidak lanjut dulu mengingat saya sedang mengikuti pelatihan pembaTIK level 4. 

Demikian sahabat cerita singkat saya. Barangkali sahabat ada yang sudah mengikuti GMT level 2? Boleh bagi pengalamannya di kolom komentar ya ...

Salam Merdeka Belajar!

Salam literasi!

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

MEMBERSAMAI PESERTA DIDIK PULAU MARATUA BERSAHABAT DENGAN “RUMAH BELAJAR”











Galeri dokumentasi foto pembelajaran berbasis TIK kelas VI SDN 001 Payung-Payung

Assalamualaikum Wr. Wb…

Hai sahabat…. Bagaimana cuaca di tempat sahabat saat ini. Di Pulau Maratua sedang musim angin selatan. Laut terlihat beriak karena angin sangat kencang. Apapun cuacanya semoga tetap bahagia ya…

Semoga sahabat tidak jemu ya melihat postingan ini yang saya awali dengan beberapa dokumentasi foto pembelajaran berbasis TIK di kelas saya. Sahabat...kali ini saya akan sedikit membagikan pengalaman saya selama kurang lebih satu tahun ini dalam usaha mengintegrasikan TIK ke dalam pembelajaran di kelas saya, terutama dengan Portal Rumah Belajar. Satu tahun yang lalu saya baru berkenalan dengan Portal Rumah Belajar. Saya langsung jatih cinta dengan portal ini. Kenapa? Karena portal ini ibarat paket lengkap bagi guru. Dapat digunakan untuk media pembelajaran, sekaligus sarana pengembangan diri yang efektif.

Konten dalam fitur Sumber Belajar, Bank Soal, BSE, Peta Budaya, Edugame, dan augmented Reality dpat digunakan untuk media pembelaaran. Sementara itu, fitur Blog Pena, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Wahana Jelajah Angkasa dapat digunakan untuk sarana pengembangan diri.

Selama satu tahun ini, saya telah melakukan 4 praktik baik yang melibatkan Portal Rumah Belajar, diantaranya :

1.       Praktik Baik Blended Learning dengan Aplikasi Next Door Land. Dokumentasi video dapat dilihat di bawah ini :


2.       Praktik Baik Pembelajaran Kolaboratif dengan Konten MPI Sumber Belajar. Dokumentasi video dapat di lihat di bawah ini :

MINI VLOG PEMBELAJARAN KOLABORATIF DENGAN KONTEN MPI

3.       Praktik Baik Discovery Learning Terintegrasi Rumah Belajar. Dokumentasi video ada di bawah ini :

4.       Praktik Baik Optimalisasi Chromebook untuk Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas VI. Dokumentasi video ada di bawah ini :

Dalam pembaTIK level 4 akhirnya saya dapat amanah untuk mendiseminasikan praktik baik yang sudah saya lakukan. Saya telah mendiseminasikan ke bapak dan ibu guru di beberapa tempat diantaranya :

1.       SDN 001 Payung-Payung

2.       SMAN 9 Berau

3.       Webinar SRB KOLAK JAMBU

4.       Webinar SRB KALTIM BERKOBAR

Saya berterimakasih kepada pusdatinkemendikbudristek yang telah memberi kesempatan saya untuk masuk ke level 4 pembaTIK. Saya juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu lancarnya kegiatan saya di level 4 ini.

Semoga apa yang saya lakukan dapat memberi dampak positif dan kebermanfaatan yang luas. Aamiin

Dokumentasi dalam bentuk vlog terkait apa yang saya bahas pada tulisan saya kali ini dapat dilihat pada video berikut :

 

 

Terimakasih sahabat…. Tetap semngat!

Salam Merdeka Belajar!

Salam Rumah Belajar!

Wassalamualaikum Wr. Wb

 #PusdatinKemendikbudristek


#MerdekaBelajar


#pembaTIK2022


#DutaTeknologiKemendikbudristek


#RumahBelajar2022


#PlatformMerdekaMengajar


#BerbagiTIK



SEMANGAT PANTANG MENYERAH DALAM WEBINAR SRB KALTIM BERKOBAR

 


Assalamualaikum Wr. Wb….

Bagaimana kabar sahabat semua…. Semoga kian baik dan selalu semangat ya… seperti semangat saya dalam acara webinar SRB Kalimantan Timur BERKOBAR (Berkolaborasi). Malam itu 29 Oktober 2022, saya bersama 3 rekan SRB Kalimamtan Timur dan 1 SRB Bengkulu sepakat mengadakan webinar dengan tema SRB KALTIM BERKOBAR.

Acara akan dimulai pada pukul 2.00 WITA. Tapi saya sudah berdebar-debar sejak sore harinya, akibat jaringan yang tak juga muncul. Pada pukul 17.15 WITA saya memutuskan untuk keluar menuju kantor kampung yang memiliki akses WIFI satelit. Sampai di sana saya melihat ada puluhan orang yang sedang mengakses jaringan WIFI tersebut. Saya lihat ada salah satu rekan sejawat saya yang menyapa. Lalu saya dekati beliau sambil bertanya jawab tentang kondisi jaringan. Ternyata tidak hanya di Kampung tempat saya tinggal yaitu Kampung Payung-Payung, namun di kampung Teluk Harapan yang juga memiliki pemancar telkomsel sendiri saat itu tidak ada jaringan.

Wah…. Ini masalah buat saya. Saya harus segera masuk ruang meet, namun jaringan WIFI sedang overload karena berjubel pengguna. Jantung saya semakin berdebar saat mendekati pukul 20.00 WITA saya tetap tidak bisa masuk ke ruang meet.

Saya mencoba menghubungi rekan saya namun gagal. Saya kirimi pesan WA, tak kunjung terkirim. Saya sudah mulai putus asa. Sesaat kemudian salah satu perangkat kampung yang saya temui siang sebelumnya datang dan membuka pintu kantor. Saya telah memiliki izin untuk masuk ke dalam ruangan pada siang harinya. Kemudian saya menyapa Bapak Budi, perangkat kampung tersebut, lalu saya meminta izin masuk. Saya pun masuk dan duduk di lobi.

Ruang meet masih belum juga bisa saya masuki. Sementara jam menunjukkan pukul 20.45. Saya mulai cemas. Memang saya akan menyampaikan materi di akhir sesi, sekitar pukul 21.30. Namun akan beda rasanya jika saya sudah standby di ruang meet sejak awal. Saya dapat mengetahui kondisi berapa jumlah peserta yang hadir, bagaimana acara dibawakan oleh moderator, dan bagaiman ritme penyampaian materi oleh narasumber lain.

Saya pun tertunduk lesu. Beberapa saat kemudian suasana lebih sepi. Tidak banyak lagi para pengguna WIFI di depan ruangan. Saya pun mencoba untuk masuk kembali ke ruang meet. Dan alhamdulillah bisa masuk. Saat itu sudah pukul 20.50.  Namun tak lama kemudian saya terlempar dari ruang meet. Saya harus mencoba berulang-ulang baru saya bisa kembali masuk di pukul 21.15.

Saat itu pemateri ketiga telah selesai menyampaikan materi, kemudian tengah berlangsung sesi tanya jawab. Artinya sesaat lagi giliran saya memaparkan materi saya. Dan… tiba saatnya saya mendapatkan waktu untuk memaparkan materi. Saya agak grogi mengingat baru saja saya berhasil masuk ruang meet setelah sekian lama merasakan deg-degan yang bertubi-tubi. Apalagi saya hanya masuk menggunakan gawai. Sebelumnya saya sudah mengirim materi saya ke salah satu rekan yang saya mintai tolong untuk membagikan layarnya.

Saya mendapat waktu menyampaikan materi 20 menit. Dalam 20 menit itu saya memaparkan materi yang slidenya dipresentasikan oleh rekan saya. Alhasil, ada beberapa bagian saya terbata-bata menyampaikan karena apa yang ingin saya sampaikan tidak sesuai dengan slide yang ditampilkan. Namun saya mencoba untuk tetap tenang. Meski beberapa kali saya mendapat konfirmasi suara saya tidak jelas dan putus-putus, saya tetap berusaha sambal sedikit berteriak dan mendekatkan microphone headset saya ke mulut dan menjelaskan materi.

Alhamdulillah saya selesai menyampaikan materi dalam 15 menit. Ada satu pertanyaan yang kemudian dilontarkan kepada saya. Karena saya tidak bisa berbagi layar, maka rekan saya turut membantu menjawab.

Akhirnya masa-masa jantung berdebar yang saya alami terlewati. Webinar selesai pada pukul 22.00 WITA. Alhamdulillah saya mendapatkan rekan-rekan SRB yang sangat kolaboratif dalam webinar ini diantaranya :

1.       Herawati- SRB Kalimantan Timur

2.       Yudid Wijaya – SRB Kalimantan Timur

3.       Fitria Satianagara – SRB Bengkulu

Saya ucapkan banyak terimakasih kepada rekan SRB dan seluruh peserta yang dapat berpartisipasi dalam webinar ini. Semoga mendapatkan manfaat dan dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

Webinar ini dapat dilihat pada video berikut :

 


Terimakash sahabat…

Salam Merdeka Belajar!

Salam Rumah Belajar!

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

 #PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK


LIVE INSTAGRAM "PEMANFAATAN RUMAH BELAJAR DAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR"


Assalamualaikum..... sahabatku semuanya....
Malam minggu sudah punya planing belum, besok mau jalan-jalan kemana? Atau berkumpul bersama keluarga di rumah saja? Dua-duanya adalah aktivitas yang dinanti setiap hari senin ya pastinya.

Sahabat pasti punya akun instagram kan... kali ini saya mencoba mengoptimalkan instagram dengan cara live tentang Pemanfaatan Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar. Ini bermula dari ajakan seorang rekan Sahabat Rumah Belajar (SRB) Kalimantan Timur 2022, beliau adalah Bapak Yudid Wijaya. 

Kami membuat agenda live instagram pada pukul 17.00 WITA. Sebelumnya kami mencoba untuk live terlebih dahulu sambil melihat-lihat fitur live instagram. Dan ternyata tidak ada lagi fitur share foto. Padahal saya sudah menyiapkan materi melalui foto yang saya simpan di galeri HP. Akhirnya kami tetap akan live dengan share materi melalui cara manual yaitu membalik kamera dan menampilkan materi dari laptop yang direkam melalui kamera HP.

Live kami mulai pukul 17.05 WITA dan berakhir pukul 18.00 WITA. Kami membahas dua hal yaitu pemanfaatan Rumah Belajar dan PMM. Pak yudid yang terlebih dahulu memaparkan tentang pemanfaatan rumah belajar, kemudian disusul saya memaparkan tentang pemanfaatan PMM.

Rekaman live dapat dilihat melalui video berikut ini :


 



Terimakasih...
Salam Merdeka Belajar!
Salam Rumah Belajar!
Wassalamualaikum Wr.Wb

#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK

Sabtu, 29 Oktober 2022

BALADA ANBK SDN 001 PAYUNG-PAYUNG 2022

 


Assalamualaikum Wr. Wb....
Hai sahabat semuanya.... 
Gimana yang sekolahnya baru saja melaksanakan ANBK? aman dan lancarkah? 
Kali ini saya mau berbagi cerita tentang ANBK di sekolah saya, SDN 001 Payung-Payung. Untuk tahun ini, ANBK kami penuh dengan drama. Terutama karena terkendala oleh jaringan. Tower di kampung kami sedang rusak. Jaringan macet. Untuk mendapatkan jaringan stabil harus ke kampung tetangga. 

Karena ANBK di sekolah kami wajib online atas bantuan chromebook dari pemerintah, maka kami terpaksan menumpang di sekolah kampung tetangga yang jaringannya stabil. Dalam dua hari ANBK, peserta didik kelas V kami bawa ke SDN 001 Teluk Harapan. Di sana juga kebetulan sedang melaksanakan ANBK tahap 1.

Sejumlah 16 siswa, 1 teknisi, 1 proktor dan 2 guru pendamping bersama-sama berangkat pagi itu di tanggal 24 Oktober 2022. Mereka berangkat dengan bus fasilitas kampung. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 15 menit. 

Pada hari pertama hujan sangat deras. Pukul 08.00 WITA mereka sudah berada dalam bus menuju SDN 001 Teluk Harapan.

Alhamdulillah SD kami bisa melaksanakan ANBK dengan lancar meski harus menumpang dis ekolah lain. 

Nah.... bagaimana cerita ANBK sahabat semuanya? Boleh tuliskan di kolom komentar ya....

Terimakasih...

Salam Merdeka Belajar!
Salam Rumah Belajar!
Wassalamualaikum Wr. Wb....

#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK





MENIKMATI “KOLAK JAMBU” DALAM WEBINAR

 


Assalamualaikum Wr. Wb….

Nah… untuk cerita kali ini adalah tentang webinar kolaborasi antara saya dan beberapa rekan saya dari berbagai daerah. Awalnya saya diajak kolaborasi oleh Sahabat Rumah Belajar (SRB) dari Kalimantan Barat, Ibu Renilda Aphua. Beliau juga adlaah Duta Canva Indonesia. Awalnya agak minder diajak kolaborasi dengan beliau. Namun setelah kenal lebih dalam, Bu Reni adalah teman yang asik dan kolaboratif.

Kemudian saya mengajak rekan SRB Kalimantan Timur, Ibu Sharie Nurlitta. Beliau sangat semangat dan kolaboratif. Lalu kami mengajak rekan dari Jambi, Ibu Eni Trisnawati. Beliau juga rekan saya dalam kolaborasi Google Master Trainer (GMT). Ibu Eny mengajak lagi satu rekannya dari Riau yaitu Bapak Anang Sutrisno.

Kami berdiskusi dalam WA grup dan menyepakati kolaborasi kami dinamai SRB KOLAK JAMBU (Kolaborasi Kalimantan, Jambi, dan Riau). Kami kemudian menyepakati judul yaitu “Pembelajaran Terintegrasi Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar.”

Tiba di hari H pelaksanaan hari Kamis, 27 Oktober 2022, jaringan di tempat saya gangguan. Lalu saya putuskan untuk menumpang di tempat teman di kampung sebelah yang lokasinya dekat dengan tower. Alhamdulillah teman saya yang Bernama Mbak Niki ini sangat baik dan ramah.

Dalam kolaborasi ini kami juga mengajak salah satu tim PUsdatin dalam bimtek di SRB Kalimantan Timur yaitu Ibu Arfah Mega. Beliau menyambut hangat ajakan saya untuk berkolaborasi dalam webinar ini. Selain itu kami mengajak Duta Rumah Belajar Kalimantan Timur 2019 Ibu Sasmiati, dan Ketua IGI Kabupaten Muaro Jambi , Ibu Aty.


Kolaborasi yang sangat baik sehingga dapat kami sajikan webinar ini dengan maksimal. Meskipun begitu, setiap acara pasti terdapat kendala dan gangguan. Begitu pun acara kami saat itu. Pelaksanaan dapat dimulai sesuai jadwal yaitu pukul 19.30 WITA. Namun di tengah acara, dua rekan kami Pak Anang dan Bu Eny tidak bisa memaparkan materi dikarenakan ada gangguan jaringan sehingga mereka tidak bisa lagi masuk ke dalam ruang meet.



Alhamdulillahnya, Ibu Renilda selaku moderator dapat membawakan acara dengan luwes dan menarik sehingga acara dikemas dengan baik meski tanpa 2 narasumber yang seharusnya juga tampil.

Peserta yang hadir saat itu sekitar 28 orang. Tidak terlalu banyak, namun kami bersyukur mereka aktif dan komitmen menyelesaikan tugas dari kami.

Akhirnya acara selesai 10 menit lebih lambat dari agenda. Saya bersyukur sekali dapat menyelenggarakan webinar ini. Saya berharap dapat kembali menikmati KOLAK JAMBU dengan acara yang lebih mantap.

Link webinar SRB KOLAK JAMBU secara kesleuruhan dapat dilihat melalui tayangan di bawah ini :


Demikian cerita saya, semoga betrmanfaat..

Wassalamualaikum Wr. Wb…

Salam Merdeka Belajar!

Salam Rumah Belajar!


#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK

SEDIKIT NAMUN BERDAMPAK, “DISEMINASI PRAKTIK BAIK PEMBELAJARAN TERINTEGRASI RUMAH BELAJAR SDN 001 PAYUNG-PAYUNG”

 


Assalamualaikum Wr. Wb….

Halo sahabat semuanya…. Bagaimana kabar hari ini? Duh di tempat saya jaringan masih terganggu. Harus rela ke kampung sebelah untuk dapat jaringan yang kuat. Jadi sekarang, nulis blognya saya rapel ya, hehehe…

Saya mau cerita tentang pengalaman mengesankan diseminasi di SDN 001 Payung-Payung, sekolah tempat saya mengabdi. Diseminasi dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 pukul 1.00 – 11.00 WITA. Dalam diseminasi itu saya berkolaborasi dengan rekan Sahabat Rumah Belajar (SRB) Kalimantan Timur yang merupakan guru PJOK di SDN tempat saya mengajar, Khoirul Huda, M.Pd.

Kami memulai kegiatan diseminasi pada pukul 11.00, tidak sesuai jadwal karena ada keerluan terkait  dana dan administrasi persiapan lomba PGRI tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 OKtober 2022.

Situasi saat itu, cuaca cukup cereah. Sempat hujan gerimis paginya namun tidak seberapa lama. Peserta yang dapat hadir pada saat itu hanya 5 orang dari yang seharusnya 12 orang. Beberapa guru sedang mengikuti PORSENI PGRI di Tanjung Redeb. Sebagian yang lain sedang ada keerluan yang tidak bisa ditinggalkan. Meskipun demikian diseminasi tetap dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Kegiatan dibuka oleh rekan saya bapak Khoirul Huda. Dilanjutkan dengan pemaparan praktik baik oleh saya sendiri. Saya memaparkan 4 praktik baik diantaranya :

1.       Praktik baik Blended Learning Dengan Aplikasi Next Door Land.

2.       Praktik baik Pembelajaran Kolaboratif dengan Konten MPI Sumber Belajar

3.       Praktik baik Discovery Learning Terintegrasi Sumber Belajar dan Bank Soal

4.       Praktik baik Optimalisasi Chromebook untuk Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas VI

Di materi akhir saya menyajikan dokumentasi video praktik baik kepada peserta.




Sesi kedua dilanjutkan oleh bapak Khoirul Huda yang menyampaikan “Praktik Baik Pembelajaran Kolaboratif dengan Sumber Belajar.” Beliau menyampaikan langkah pembelajaran sambal menayangkan video dokumentasinya.

Lalu, kami bersama-sama menyerukan slogan rumah belajar yaitui “Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Majulah Indonesia!”

Sebelum ditutup saya memberikan kuis sederhana dan membagi satu hadiah buku yang berjudul Mutiara Maratua karya saya sendiri (hehe) keada peserta yang beruntung. Alhamdulillah diseminasi lancar dan selesai tepat waktu.

Kami berharap dengan diseminasi itu para guru SDN 001 Payung-Payung dapat memanfaatkan TIK dalam pembelajaran terutama mengintegrasikan dengan Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar.

Dokumentasi video diseminasi di SDN 001 Payung-paung bisa dilihat di bawah ini :



Sekian cerita singkat saya, terimakasih sudah membaca….

Wassalamualaikum Wr. Wb….

Salam Merdeka Belajar!

Salam Rumah Belajar!


#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK

Rabu, 26 Oktober 2022

PESERTA SMAN 9 BERAU BIKIN KAMI SEMANGAT BERBAGI

 

 
Assalamualaikum Wr. Wb...
Selamat siang sahabat semuanya..... tetap semangat kan hari ini? semoga ya...

Kali ini saya akan berbagi tentang diseminasi yang saya dan rekan saya lakukan di SMAN 9 Berau pada hari Senin, 24 Oktober 2022. Diseminasi ini terselenggara atas rekomendasi dari Pusdatin Kemendikbudristek sebagai tugas dalam pembaTIK level 4. 

SMAN 9 Berau adalah satu-satunya SMA di kecamatan Maratua. Jaraknya sekitar 1 km dari sekolah kami, SDN 001 Payung-Payung. Lokasi SMAN 9 Berau ini bersebelahan dengan bandara Maratua. Meski demikian sekolah ini menjamin segala sesuatunya aman. 

Pagi itu saya berangkat dari sekolah kami pada pukul 09.25 WITA. Sedangkan rekan saya berangkat dari lokasi ANBK (kebetulan ANBK SD kami menumpang di sekolah lain karena jaringan sedang down) di jam yang sama. Akhirnya kami memulai acara pada pukul 09.45 WITA. 

Kegiatan dimoderatori oleh rekan saya Khoirul Huda. Kemudian sambutan disampaikan kepala sekolah, Bapak Sarwan. Beliau sekaligus membuka acara. Materi pertama disampaikan oleh saya sendiri. Awalnya saya hanya akan berbagi praktik baik pembelajaran terintegrasi rumah belajar. Namun karena peserta banyak yang belum mengenal Rumah Belajar maka saya mengenalkan terlebih dahulu fitur dan manfaatnya. 

Praktrik baik yang saya bagikan di diseminasi ini adlaah Praktik Baik Pembelajaran Discovery Learning Terintegrasi Rumah Belajar. Pembelajaran ini saya lakukan sudah sekitar senulan yang lalu di kelas VI. Saya berharap bapak dan ibu guru bisa termotivasi untuk mempraktikkan pembelajaran atau setidaknya mengintegrasikan teknologi dan rumah belajar di dalam pembelajaran di kelasnya.



Bapak dan ibu guru yang hadir berjumlah kurang lebih 20 orang. Mereka sangat antusias dan menyimak dengan seksama apa yang kami sampaikan. Ada beberapa tanggapan dan pertanyaan yang memantik semangat kami untuk berbagi. Di akhir sesi saya memberikan hadiah berupa buku karya saya yang berjudul Mutiara Maratua kepada salah satu peserta yang bisa menjawab pertanyaan. 


Alhamdulillah diseminasi ini berjalan dengan lancar. Terimakasih tak terhingga pada semua elemen yang terlibat dalam diseminasi ini, atas kolaborasi apik sehingga diseminasi ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Kegiatan ini terdokumentasikan dalam video berikut :


Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita saya hari ini. Semoga ada manfaat yang bisa diambil. 

Wassalamualaikum Wr. Wb....
Salam Sehat!
Salam Literasi!
Salam Merdeka Belajar!

#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK




Selasa, 25 Oktober 2022

BIMTEK PEMBATIK LEVEL 4 KALTIM SESI 2, MERIAH!

 Assalaualaikum Wr. Wb...

Selamat malam sahabat.... bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah saya di sini baik dan selalu semangat!

Hari ini, Selasa 25 Oktober 2022 saya kembali mengikuti Bimtek PembaTIK level 4 Provinsi Kalimantan Timur. Terkendala WA yangs empat eror di awal sehingga banyak peserta yang tidak mengetahui link zoom yang dibagikan, akhirnya saya mencoba menghubungi teman SRB lain dan saya diarahkan untuk masuk melalui tautan zoom di LMS Simpati. 

Dan kegiatan baru saja dimulai saat saya berhasil masuk zoom. Ibu Rizki kembali menjadi host di sesi kedua ini. Beliau membuka bimtek dengan pantun yang luar biasa. 

Materi yang disampaikan hari ini diantaranya :

1. Pembuatan Praktik Baik dalam bentuk video - Muhammad Yahya (Duta Rumah Belajar Kalimantan Timur 2018)


2. Teknik Pembuatan Vlog dan Blog - Bakrowi (Duta Rumah Belajar Kalimantan Timur 2020)


Setelah pemaparan materi tiba saatnya sesi presentasi dari para SRB Kalimantan Timur mengenai rencana aksi yang akan dilakukan pada pembaTIK level 4. SRB yang pertama kali memaparkan materi adalah Pak Abdul Rahmat. Beliau memaparkan rencana aksi yang cukup banyak yaitu 17 kegiatan. Luar biasa....


Paparan selanjutnya dari pasangan SRB dari Bontang yaitu Pak Ahmad Fajar Sidiq dan Ibu Ulfa. Pasangan ini memaparkan beberapa rencana aksi secara kolaboratif maupun individu. 


Selanjutnya peserta yang raise hand adalah pasangan dari Berau yaitu Pak Mujahid dan Ibu Nurdiansari. Mereka memberikan pemaparan dengan desain infografis yang keren. 


Lalu pak Yudid mendapat giliran mempresentasikan rencana aksi. Beliau memiliki cukup banyak kolaborasi dengan kegiatan online. 


Setelah pak Yudid, menyusul Pak Nafi yag sama-sama dari Balikpapan memberikan pemaparan aksi nyatanya dengan sangat jelas. 


Lalu disusul dengan ibu Sharie dari Kutai Timur memberikan pemaparan aksi nyatanya. 


Dan tiba giliran saya dipanggil untuk mempresentasikan rencana aksi. Sedikit deg-degan karena rencana saya tidaklah sebanyak yang lain. Namun alhamdulillah diberikan kelancaran dalam penyampaian. 

Peserta terakhir yang diberikan kesempatan adalah pak Rahmat Anwar. 


Tak terasa waktu sudah lebih 20 menit dari pukul 18.00 WITA. Jadi Ibu Rizki segera menutup bimtek pembaTIK level 4 Kalimantan Timur dengan pantun yang menawan. 

Rekaman Bimtek PembaTIK level 4 Kalimantan Timur 2022 sesi 2 dapat dilihat pada tautan berikut :


Demikian cerita saya hari ini, semoga bermanfaat. Aamiin...

Salam sehat!
Salam Literasi!
Wassalamualaikum Wr. Wb...


#PusdatinKemendikbudristek

#MerdekaBelajar

#pembaTIK2022

#DutaTeknologiKemendikbudristek

#RumahBelajar2022

#PlatformMerdekaMengajar

#BerbagiTIK






SAAT SEMUA SERBA MINIMALIS

Assalamualaikum... Wr. Wb. Haii... selamat pagi... gimana kabar sahabat semuanya hari ini? Semoga selalu bahagia ya...  Lama sekali ya saya ...